You are currently viewing Kisah Pengendara Bajaj Menderita Wasir Selama 20 Tahun!

Kisah Pengendara Bajaj Menderita Wasir Selama 20 Tahun!

Menderita wasir selama hampir 20 tahun, Pak Sumardi ini harus bergelut setiap penyakitnya kambuh. Apalagi, pekerjaan ia sebagai supir bajaj menuntutnya untuk berkendara selama lebih berjam-jam. Seperti yang kita tahu, mengendarai motor dengan duduk berjam-jam merupakan salah satu faktor penyebab munculnya wasir pada seseorang. Selain itu, penyakit wasir yang ia alami juga terkadang sangat mengganggu aktivitas sehari-harinya. Bahkan, beberapa kali ia harus istirahat di rumah dan tidak bisa mencari nafkah akibat adanya wasir yang mengganggu.

Faktor terjadinya wasir

menderita wasir

Beberapa penyebab terjadinya hemoroid atau wasir pada seseorang biasanya disebabkan oleh:

  • Terlalu banyak melakukan aktivitas duduk.
  • Kurang makanan bergizi dan berserat tinggi.
  • Dehidrasi atau kurang banyak minum air putih.
  • Mengangkat beban terlalu berat.

Dari beberapa gejala di atas, terlalu lama duduk dalam waktu yang lama merupakan salah satu faktor penyebab terjadi wasir pada Pak Sumardi. Apalagi, pekerjaannya sebelum menjadi pengendara bajaj adalah menjadi tukang becak. Dari pekerjaannya inilah ia mulai merasakan penyakit wasir menyerangnya.

Selain Pak Sumardi, penyakit wasir juga mungkin saja banyak terjadi pada pengendara bajaj, pengayuh becak, hingga para pengemudi ojek online. Hal ini terjadi karena ketika seseorang duduk dalam waktu yang lama. Maka, bagian anus akan tertekan, sehingga menyebabkan aliran darah di area sekitar tersebut menjadi terhambat. Sehingga, menyebabkan terjadinya pembengakakan di area tersebut.

Gejala wasir yang menyakitkan

Selama 20 tahun menjadi pengemudi becak dan bajaj, ia merasakan beberapa gejala wasir yang sangat menyakitkan. Menurut penuturannya, awalnya ketika wasir muncul gejala yang ia rasakan tidak begitu menyakitkan. Namun, lama-lama karena terbiarkan saja, ia mulai merasakan penyakit wasir ini sangat mengganggunya. Bahkan, menghambatnya untuk mencari nafkah.

“Awalnya, saya gak begitu peduli wasir, tapi makin lama, makin parah” tutur Pak Sumardi.

Melansir dari Bagian Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (2020) menyebutkan bahwa ada beberapa gejala wasir yang bisa amat mengganggu penderitanya, antara lain:

  • Perdarahan terutama jika sedang buang air besar.
  • Merasa nyeri dan gatal pada area benjolan sekitar anus.
  • Lemas, akibat dari perdarahan.
  • Pusing, hingga stres.

Beberapa gejala di atas bisa menghambat aktivitas para penderita wasir, apalagi jika wasir sudah semakin bertambah parah. Sehingga, memungkinkan terjadinya komplikasi wasir yang amat menyakitkan.

Baca juga: Pemeriksaan Penyakit Wasir dengan Anoskopi Modern!

Mendapat pengobatan gratis di Vena Wasir Center

Setelah hampir 20 tahun bergelut dengan masalah wasir yang menghambat aktivitasnya, Pak Sumardi akhirnya mendapatkan bantuan gratis oleh tim Ayotolong.com di klinik Vena Wasir Center. Ia akhirnya berhasil mengatasi masalah wasirnya dengan metode Radiofrekuensi modern ini memiliki kelebihan seperti:

  • Minim nyeri
  • Minim risiko
  • Waktu tindakan singkat hanya beberapa menit saja
  • Pasien bisa langsung aktivitas, karena tanpa rawat inap.

Kini, Pak Sumardi tidak perlu khawatir lagi mengenai kondisi wasir yang ia alami. Dengan adanya program tindakan wasir gratis di platform Ayotolong.com kini, orang-orang seperti Pak Sumardi bisa kembali mencari nafkah tanpa hambatan.

 

Untuk kamu yang ingin melakukan tindakan wasir segera datang ke klinik Vena Wasir Center. Selain itu, jika kamu ingin menjadi salah satu Sang Penolong bagi orang-orang seperti Pak Sumardi, yang menderita wasir sampai terhambat mencari nafkah. Maka, kamu bisa melakukan donasi di platform Ayotolong.com platform ini merupakan sebuah gerakan donasi untuk membantu sesama terutama dalam tindakan kesehatan. Bekerja sama dengan Vena Wasir Center, ayotolong.com juga mempunyai program untuk memberikan 100 konsultasi dan 10 tindakan gratis pada pengendara ojek online.

Baca juga: Berapa Lama Proses Penyembuhan Pada Tindakan PILA?

Tinggalkan Balasan