Sakit Fisura Ani Adalah Paling Menyiksa, Begini Cara Deteksinya

Sakit fisura ani adalah yang paling menyiksa karena penderitanya akan mengalami keluhan, berupa nyeri anus tajam saat BAB serta rasa terbakar dan gatal pada anus. Sakit fisura ani sendiri merupakan luka atau robekan pada anus. Kondisi ini paling sering terjadi akibat sembelit atau diare.

Meskipun biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Tetap saja, penderitanya akan mengalami rasa tidak nyaman dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagaimana Cara Mendeteksi Sakit Fisura Ani?

Cara mendeteksi sakit fisura ani adalah dengan mengenali gejalanya. Ada beberapa tanda umum yang biasanya terjadi pada penderita fisura ani, antara lain:

  • Anus berdarah atau menimbulkan sedikit bercak darah
  • Darah merah segar dari fisura terpisah dari feses.
  • Nyeri ringan hingga parah saat buang air besar
  • Nyeri setelah BAB yang dapat berlangsung hingga beberapa jam
  • Gatal atau iritasi sekitar anus
  • Terlihat retak pada kulit sekitar anus
  • Benjolan kecil atau skin tag pada kulit di sekitar fisura ani

Nah selain mengenali gejala fisura ani, cara mendeteksinya juga bisa dengan melakukan pemeriksaan bersama dokter. Berikut beberapa pemeriksaan medis yang bisa dilakukan:

  • Anoskopi, pemeriksaan menggunakan spekulum anus, untuk melihat kondisi bagian dalam saluran anus
  • Sigmoidoskopi,  pemeriksaan dengan cara memasukkan selang tipis berkamera ke dalam anus, untuk melihat bagian bawah usus besar
  • Kolonoskopi,  pemeriksaan dengan selang berkamera yang dimasukkan melalui anus, untuk melihat kondisi usus besar dan anus

Bisakah Sembuh Secara Alami?

Pada kebanyakan kasus, luka akan hilang dengan sendirinya dalam 4-6 minggu. Namun, buang air besar yang sulit terkadang dapat menghambat pemulihan robekan pada anus. Jika sudah kronis, maka memerlukan pengobatan atau bahkan operasi untuk pencegahan terjadinya kondisi ini kembali.

Nah, sebelum menjadi kronis pasien bisa melakukan beberapa hal untuk membantu fisura ani sembuh secara alami, misalnya:

  • Tambahkan serat pada pola makan. Konsumsi makanan kaya serat pada pola makan setiap hari, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, kacang-kacangan dan gandum utuh.
  • Minum banyak cairan untuk mencegah sembelit.
  • Olahraga dengan rutin akan membantu buang air besar dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, yang dapat mempercepat pemulihan.
  • Hindari mengejan terlalu kuat saat buang air besar. Mengejan akan menyebabkan tekanan, yang dapat membuka robekan yang sedang dalam pemulihan atau menyebabkan robekan baru. Atur jadwal untuk buang air besar setiap harinya.

Nah, alangkah baiknya jika kamu mengalami gejala dari kondisi ini segeralah melakukan pemeriksaan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jl. Raya Jatiasih No.7, Jatiasih

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

0811-9555-100

Email Kami

Email Kami

info@venawasir.id

Book Online

Book Online

Appointment Now