skin tag anus

Skin Tag Anus

Daging tumbuh (skin tag) pada anus biasanya memiliki ukuran yang sangat kecil dan mungkin memiliki warna yang sama dengan kulit atau sedikit lebih gelap. Pada umumnya, skin tag tidak menyebabkan masalah dan dapat  Anda acuhkan.

Namun, sebagian orang mungkin merasa ingin menghapus atau menghilangkan skin tag karena alasan kosmetik (keindahan) atau rasa gatal. Skin tag anus hanya dapat hilang oleh dokter. Mencoba menghilangkan skin tag sendiri di rumah dapat menyebabkan rasa sakit dan komplikasi lainnya.

Penyebab Skin Tag Anus

Saat skin tag yang terbentuk di sekitar anus, biasanya muncul oleh beberapa faktor, yakni:

  1. Gesekan atau iritasi, skin tag terbentuk akibat dari gesekan antar kulit. Hal inilah alasan sering kali daging tumbuh pada lipatan kulit.
  2. Diare, sering buang air besar (diare) dapat mengiritasi kulit sekitar anus karena feses (kotoran) bersifat asam dan area anus lebih sering bergesekan dengan tisu toilet.
  3. Sembelit,saat proses mengejan, kulit harus meregang untuk mengakomodasi kotoran/ feses yang terlalu besar atau kera Proses mengejan memberikan tekanan lebih pada anus yang menyebabkan pembuluh darah membengkak. Jika kulit tidak kembali ke bentuk aslinya setelah meregang, dapat berisiko skin tag berkembang.
  4. Wasir, pada beberapa kasus pasien yang mengalami wasir dan melakukan pembedahan/ operasi terkadang mengalami skin tag. Benjolan wasireksternal dapat berupa jaringan daging atau kulit berlebih yang menggantung dari lubang anus. Setelah sembuh, sisa kulit  bekas gumpalan darah tidak bisa ikut mengecil dan hilang.
  5. Penyakit Crohn’s, penyakit ini biasanya mulaidengan radang usus, yang dapat menyebabkan diare dan sembelit. Terdapat sebuah tinjauan klinis yang diterbitkan tahun 2008 yang menunjukkan bahwa skin tag dubur berisiko lebih tinggi pada orang-orang dengan penyakit ini.

Diagnosis Skin Tag Anus

Untuk membuat diagnosis, dokter kemungkinan akan melakukan pemeriksaan fisik. Selama pemeriksaan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan visual dan melihat anus untuk melihat tanda-tanda kulit. Lebih lanjut, akan melakukan pemeriksaan dubur dan memasukkan jari ke dalam dubur untuk merasakan tonjolan.

Apabila dokter memerlukan informasi tambahan untuk membuat diagnosis, mungkin juga ada pemeriksaan penunjang dengan anoskopi dan sigmoidoskopi. Setelah diagnosis dibuat, dokter dapat mulai mendiskusikan opsi perawatan Anda.

Pencegahan

  1. Kenakan pakaian dalam yang lembut dan menyerapkeringat, sehingga menyebabkan gesekan minimal dan mengurangi iritasi kulit.
  2. Mengonsumsi banyak serat dan minum air putih secukupnya untuk menghindari proses mengejan dan risiko wasir
  3. Hindari menyeka berlebihan, beberapa orang mungkin akan menegringkan area bokong setelah buang air besar secara berlebihan tanpa sadar
  4. Menjaga berat badan ideal, salah satu penyebab daging tumbuh ini juga oleh obesitas, maka dari itu sangat penting untuk mejaga berat badan ideal.

Daging tumbuh pada anus dapat hilang, hanya saja perlu lakukan konsultasi dengan dokter dan jangan melakukannya sendiri agar tidak menimbulkan risiko komplikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Warung Buncit Raya No.34 Jakarta Selatan

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

0811-9555-100

Email Kami

Email Kami

info@venawasir.id

Book Online

Book Online

Appointment Now