Wasiran Usai Melahirkan? Ini Penyebabnya

Mengalami wasir merupakan keluhan para wanita yang biasa terjadi baik selama maupun usai melahirkan. Kondisi tersebut membuat sekitar dubur menjadi tidak nyaman. Umumnya, kondisi ini bisa memicu rasa gatal pada area anus. Apa yang menyebabkan munculnya wasiran, terutama setelah menjalani persalinan?

LAYANAN Vena Wasir:
Call Center : 0821-1033-3310
Whatsapp Chat\Pendaftaran Online :
linktr.ee/venawasir

  1. Konstipasi. Meski begitu, konstipasi juga bisa disebabkan oleh konsumsi zat besi dari kandungan suplemen atau vitamin ibu hamil. Nah, konstipasi bisa memicu Anda untuk mengejan saat buang air besar dan pada akhirnya menyebabkan munculnya wasir.
  2. Faktor Hormonal. Hormon progesteron ternyata juga bisa membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks. Hal ini memungkinkan pembuluh darah menjadi lebih mudah untuk membengkak sehingga muncul wasir.
  3. Pembuluh darah tertekan. Ketika hamil tubuhmu bisa menjadi lebih rentan mengalami wasir. Itu terjadi akibat tertekannya pembuluh darah di sekitar panggul oleh rahimmu yang kian membesar. Selain itu, tekanan tersebut juga dapat menimpa pembuluh darah besar di sisi kanan tubuh yang bertugas menerima aliran darah dari tungkai bawah. Tekanan tersebut dapat memperlambat kembalinya darah dari setengah bagian bawah tubuhmu. Kondisi ini bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh-pembuluh darah yang berada di bawah rahim dan bisa menyebabkan pembuluh tersebut membengkak kemudian muncul wasir.
  4. Proses mengejan saat melahirkan. Pada proses ini kamu berjuang untuk mengeluarkan bayi dari rahimmu dengan cara mengejan. Nah, proses mengejan yang sangat kuat ini berkemungkinan menyebabkan wasir.

Menurut Dr. Rivo, seseorang akan lebih berisiko memiliki wasir usai melahirkan apabila kamu memilikinya saat hamil. Meski begitu, kondisi ini bisa juga mengintai siapa pun. “Hal sama juga berlaku apabila kamu memiliki wasir sebelum hamil,” tambah Dr. Rivo dari Vena Wasir Center.

Cara Mengatasi Wasiran yang Tepat?

Wasir sebenarnya bisa menghilang dengan sendirinya, namun tetap disarankan untuk menerapkan cara-cara yang bisa mempercepat proses penyembuhan. Berikut penjelasannya:

  • Menerapkan pola makan sehat agar terhindar dari konstipasi, seperti banyak mengonsumsi makanan tinggi serat dan minum banyak air.
  • Apabila muncul rasa ingin buang air besar, disarankan untuk segera bergegas ke toilet. Makin lama kamu menahannya, maka tekstur tinja menjadi makin kering dan keras sehingga lebih sulit untuk dikeluarkan. Kondisi tinja seperti itu memicu kamu untuk mengejan terlalu keras.
  • Kesibukan mengurus bayi mungkin membuatmu tidak sempat untuk olahraga. Meski begitu, jangan lupa untuk selalu meluangkan waktu untuk berolahraga. Tidak perlu lama atau berat, cukup jalan cepat di sore hari beberapa menit sudah cukup.
  • Lakukan senam kegel secara rutin karena aktivitas ini bisa meningkatkan sirkulasi di sekitar dubur dan mengencangkan otot-ototnya.
  • Minta suplemen serat, obat pengencer tinja atau obat oles yang mengandung hydrocortisone dari dokter.
  • Jaga kebersihan dan kelembapan di sekitar dubur.

Selagi menunggu proses penyembuhan, rasa tidak nyaman akibat mengalami wasiran tetap akan terasa. Nah, untuk meredakan hal tersebut, Anda bisa mengompres area sehari nyeri dengan es yang dibalut handuk atau kain selama beberapa kali dalam sehari. Kamu juga bisa berendam di air hangat atau mengonsumsi obat acetaminophen atau ibuprofen yang bisa dibeli di apotek. Hindari duduk atau berdiri terlalu lama.

Apabila kamu mengalami perdarahan yang parah atau rasa nyeri di dubur semakin tidak tertahankan, segera konsultasikan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl Raya Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0425

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now