You are currently viewing Wasir Luar dan Perbedaannya dengan Wasir Dalam

Wasir Luar dan Perbedaannya dengan Wasir Dalam

Wasir luar adalah salah satu penyakit yang umum. Selain gejala awalnya yang ringan, mudah bagi pasien untuk mengenalinya karena munculnya tonjolan di luar anus. Ambeien menjadi salah satu kelompok penyakit yang tidak mengenal umur. Salah satu faktor terbesar, yaitu  kebiasaan posisi duduk dalam jangka waktu yang lama. 

Tingkatan Wasir Luar

Wasir Luar dan Perbedaannya dengan Wasir Dalam

Seperti penjelasan sebelumnya, salah satu gejala paling umum yang memudahkan Anda mengenali ambeien, yaitu adanya tonjolan di area luar anus. Tonjolan ini biasanya dapat Anda rasakan ketika menyentuh area anus, umumnya sebagian dari tonjolan berada di dalam anus.

Tingkatan wasir internal dapat Anda perhatikan bedasarkan keadaan tonjolan ketika BAB.

  • Tingkat I : Tonjolan dapat mengalami prolaps (kondisi di mana tonjolan wasir

Keluar dari anus) saat BAB, namun dapat masuk kembali dengan   sendirinya.

  • Tingkat II : Sama dengan tingkatan I, tonjolan di tingkat II juga mengalami

prolaps yang secara spontan masuk kembali ke dalam anus bahkan saat baru mengejan. 

  • Tingkat III : Pada tingkat III, prolaps sudah tidak masuk secara spontan, Anda perlu

  menggunakan jari untuk memasukkan tonjolan secara manual.

  • Tingkat IV : Pada tahap ini, tonjolan wasir sudah tidak dapat masuk lagi karena ukuran dan telah mengalami infeksi.

Baca juga: Ciri Ambeien Luar dan Skin Tag Sesudah Melahirkan, Lihat Gejalanya!

Tingkatan Wasir Dalam

Wasir dalam merupakan salah satu varian. Seperti namanya, tonjolan yang menjadi salah satu gejala umum dapat Anda temukan di bagian dalam anus atau area rektum. Biasanya Anda hanya merasakan rasa nyeri yang sangat untuk jenis ini. Kami menyarankan untuk menjalani prosedur endoskopi (pemeriksaan kesehatan jaringan pembuangan di sekitar area rektum dan anus) dengan dokter profesional untuk memastikannya. Gejalanya kurang lebih sama dengan wasir luar.

  • Tingkat I : Terjadi pendarahan minimal saat BAB atau tercampurnya darah

dengan feses. Apabila Anda menjalani prosedur andeskopi, maka petugas akan menemukan permukaan tonjolan di area rektum atau sekitar anus.

  • Tingkat II : Ada kemungkinan pendarahan berhenti atau tetap berlanjut, namun

perbedaan signifikannya, yaitu terjadinya prolaps yang dapat masuk secara spontan. 

  • Tingkat III : Pada tingkatan ini, pendarahan bisa berhenti ataupun meningkat,

namun prolaps perlu Anda masukkan secara manual menggunakan  jari.

  • Tingkat IV : Tonjolan di tahapan ini akan keluar sendiri meskipun sudah Anda

  masukkan kembali, bahkan ketika sedang tidak BAB/mengejan.

Menghentikan Pertumbuhan Ambeien

Saat ini, gaya hidup masyarakat memiliki mobilitas yang tinggi. Beberapa mungkin ingin memperlambat pertumbuhan wasir sebelum memutuskan untuk menjalani operasi atau terapi. 

  • Berendam dengan air hangat.
  • Konsumsi makanan kaya serat.
  • Perbanyak meminum air putih, selain melancarkan BAB juga menyehatkan dan melembabkan area rektum sehingga tidak kering.
  • Tidak duduk terlalu lama, selingi dengan perenggangan atau berjalan 5-10 menit.

Pilihan Pengobatan Medis

Pilihan metode pengobatan secara  medis yang dapat Anda pilih ada berbagai macam. Kelebihan metode modern saat ini yaitu Anda tak perlu menjalani perawatan rawat inap sehingga tidak akan mengganggu aktivitas terlalu lama.

  • Radiofrekuensi
  • PILA
  • Laser

Hubungin Vena Wasir Center untuk berkonsultasi dan memutuskan emtode pengobatan yang paling tepat untuk Anda. Wasir tuntas, jadi bebas beraktivitas hanya di Vena Wasir Center!

Baca juga: PERAWATAN DAN PENCEGAHAN WASIR INTERNAL

Tinggalkan Balasan