Vena Wasir Center

Vena Wasir Center - Solusi Terbaik Masalah Wasir/ Ambeien Anda

Apa Itu Wasir dan Tipenya?

Wasir atau ambeien adalah pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah di usus besar bagian akhir (rektum), serta dubur atau anal area. Merupakan penyakit yang dapat menyerang segala usia, namun umumnya lebih sering menimbulkan keluhan pada usia 50 tahun atau lebih.

Pembuluh darah yang membengkak di dalam anal area dan tidak terlihat dari luar disebut sebagai hemoroid internal. Sedangkan pembengkakan yang terjadi di luar anal area dekat lubang anal area, terasa lebih nyeri, serta tampak dari luar disebut hemoroid eksternal.

Derajat Wasir/ Ambeien

Secara medis, wasir atau ambeien dibagi menjadi beberapa grade (tingkat keparahan penyakit) dintaranya;

  • Derajat Satu – Pembengkakan kecil yang muncul di dalam dinding anal area dan tidak terlihat di luar anal area.
  • Derajat Dua – Pembengkakan lebih besar yang keluar dari anal area saat buang air besar (BAB) dan masuk kembali dengan sendirinya seusai BAB.
  • Derajat Tiga – Adanya satu atau beberapa benjolan kecil yang menggantung dari anal area, namun bisa didorong untuk masuk kembali.
  • Derajat Empat – Benjolan besar yang menggantung dari anal area dan tidak bisa didorong kembali.

Tanda dan Gejala Wasir/ Ambeien

Menurut Dr Hengky SpB, Terdapat beberapa tanda dan gejala yang umum dijumpai atau dikeluhkan penderita wasir/ ambeien ini, diantaranya;

  1. Wasir seringkali ditandai dengan benjolan di luar anal area.
  2. Rasa gatal atau sakit di sekitar anal area.
  3. Benjolan yang posisinya menggantung di luar anal area, terasa nyeri dan sensitif bila terkena sentuhan. Benjolan bisa terdorong masuk kembali ke dalam anal area setelah BAB.
  4. Kotoran keluar dengan sendirinya dari lubang anal area.

Wasir yang tidak ditangani dapat mengakibatkan terbentuknya gumpalan darah (thrombosed hemorrhoids) yang menimbulkan keluhan nyeri hebat, disertai dengan pembengkakan dan benjolan keras di sekitar anal area. Penggumpalan darah di wasir bisa mengakibatkan pecahnya wasir dan menimbulkan perdarahan yang lebih banyak lagi, serta kelainan kulit (skin-tags).

Diagnosis Wasir/ Ambeien

Dalam diagnosis, wasir/ ambeien, dokter selain melakukan pemeriksaan bagian luar anal area, pemeriksaan dilanjutkan dengan colok dubur atau Digital Rectal Examination (DRE) di Vena Wasir Center. Pemeriksaan colok dubur dilakukan untuk memeriksa kondisi usus besar bagian bawah (rektum), apakah ada benjolan atau kelainan lain. Dalam prosedur pemeriksaan ini, dokter akan memakai sarung tangan yang diberi pelumas. Dokter memakai jari telunjuknya untuk memeriksa apakah ada kelainan di dalam dubur. Tak perlu khawatir pemeriksaan ini tidak menyakitkan, namun sedikit memberikan rasa tidak nyaman.

Selain pemeriksaan fisik, dapat dilakukan pemeriksaan visual melalui endoskopi untuk melihat saluran anal area dan rektum, menggunakan alat khusus menyerupai selang yang dilengkapi dengan kamera. Prosedur ini dapat berupa anoskopi, proktoskopi, atau sigmoidoskopi, tergantung seberapa jauh alat tersebut masuk. Dengan pemeriksaan visual, dokter bisa melihat dengan jelas kondisi saluran anal area, serta cincin otot yang berkontraksi dan berelaksasi. Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk mengambil sampel jaringan (biopsi) untuk diperiksa di laboratorium.

Setelah pemeriksaan colok dubur atau endoskopi, dokter bisa mengetahui tingkat keparahan wasir yang diderita. Ukuran wasir yang terdeteksi dapat membantu dalam menentukan metode pengobatan yang terbaik.

Terapi Wasir/ Ambeien

Terdapat beberapa modalitas terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi wasir/ ambeien ini, hal yang paling mudah dilakukan dengan memperbaiki pola makan dan perilaku buang air besar. Ketika kondisinya sudah lebih berat, obat-obatan, hingga tindakan non bedah dan bedah minimal dapat dilakukan.

Wasir yang dipicu oleh konstipasi (susah buang air besar) bisa ditangani melalui usaha membuat tinja menjadi lunak dan BAB teratur. Dengan meningkatkan asupan serat dalam menu makanan. Beberapa sumber serat yang baik adalah biji-bijian utuh (misalnya gandum), sereal, buah, dan sayuran. Usaha untuk membuat tinja lebih lunak juga bisa melalui minum banyak air, menghindari konsumsi minuman berkafein, seperti  kopi hingga soft drink, serta rutin berolahraga.

Setelah mencukupi kebutuhan serat, penanganan wasir/ ambeien berikutnya dengan menjalani perilaku yang tepat saat BAB (toilet hygiene), diantaranya:

  1. Jangan menahan atau menunda buang air besar, karena penundaan ini dapat membuat tinja menjadi keras dan kering, sehingga sulit untuk dikeluarkan.
  2. Hindari mengejan saat buang air besar, kebiasaan ini dapat memperparah wasir.

Obat Wasir/ Ambeien

Terdapat beberapa jenis obat, mulai dari obat oral, krim, salep, dan obat suppositoria. Suppositoria adalah jenis obat-obatan yang dimasukkan langsung ke dalam anal area. Obat jenis ini bisa dipakai untuk meredakan pembengkakan dan rasa tidak nyaman akibat wasir.

Jika terjadi peradangan di dalam atau pun di sekitar anal area, dokter dapat menyarankan penggunaan krim obat. Paracetamol juga membantu meredakan rasa sakit akibat wasir. Hindari obat pereda nyeri sejenis dosis tinggi, karena bisa memperburuk konstipasi.

Untuk mengatasi konstipasi, dokter akan memberikan obat laksatif atau obat pencahar. Obat-obatan ini akan membantu memperlancar proses buang air besar.

Terapi Wasir/ Ambeien Tanpa Operasi

Jika perubahan gaya hidup dan obat tidak memberikan hasil, dokter spesialis Vena Wasir Center akan menyarankan pasien untuk menjalani prosedur medis khusus dengan atau tanpa operasi, diantaranya;

  1. Rubber Band Ligation – Dokter menggunakan tali elastis untuk diikatkan dengan kuat pada dasar wasir/ ambeien guna memotong aliran darah. Tanpa aliran darah, hemoroid akan terlepas setelah satu minggu ketika buang air besar. Rasa tidak nyaman dan nyeri dapat muncul selama satu sampai dua hari pasca pemasangan tali elastis (karet). Obat pereda nyeri akan diberikan untuk mengatasi rasa sakit.
  2. Suntikan Skleroterapi – Proses skleroterapi menggunakan larutan kimia yang disuntikkan melalui pembuluh darah di sekitar anal area. Selain membuat saraf menjadi mati rasa (kebas), skleroterapi membuat jaringan wasir mengeras (nekrotik). Usai menjalani prosedur ini, wasir akan mengecil atau menyusut dalam waktu sekitar satu setengah bulan.
  3. Metode BEIM

    Biological Electrical Impedance Auto Measurement (BEIM) teknologi baru memanfaatkan arus listrik dengan impedansi tertentu, yang aman dan telah dilakukan ujicoba secara medis. Metode ini lebih dikenal dengan diatermi atau elektrokoagulasi. Panas yang dihasilkan oleh gesekan antar molekul atau ion dapat meningkatkan suhu, menyebabkan wasir kering, putus saat itu juga tanpa pisau. Sekaligus menutup luka operasi, sehingga minim perdarahan. Pasien bisa melihat proses pengobatan melalui layar komputer. Seluruh proses pengobatan dilakukan dalam kontrol presisi komputer mikro. Tidak membuat cidera jaringan otot lain, saraf, pembuluh darah. Saat tindakan dilakukan dan Anda mendengar bunyi alaram alat (alert), menandakan proses pengobatan Anda telah berhasil. Uniknya pada proses pengobatan menggunakan teknologi BEIM, Anda tidak terasa sakit dibagian manapun, dengan angka kekambuhan wasir 0,01%.
  4. Laser Laser Hemorrhoidoplasty (LHP) adalah pengobatan wasir menggunakan energy laser terpusat. LHP mampu mengatasi wasir, dengan angka keberhasilan mencapai 90%. Selain mengatasi pembengkakan dari dalam, teknologi ini mampu mempertahankan struktur mukosa dan sphincter. Selain itu, LHP mampu menghasilkan jaringan penghubung sel baru, sehingga mukosa terbentuk sempurna pada jaringan kulit dibawahnya, mencegah terjadinya prolapse berulang. Serta tidak menyebabkan stenosis jaringan.
  5. Stapler – Stapled hemorrhoidopexy juga disebut un lock merupakan prosedur alternatif selain hemoroidektomi konvensional. Stapled hemorrhoidopexy menggunakan alat khusus untuk mereposisi wasir ke tempat normalnya.

Terapi wasir/ ambeien tanpa operasi ini, cocok untuk pria dan wanita segala usia, dan baik untuk para pekerja atau usia produktif karena tindakan ini tidak membutuhkan rawat inap. Umumnya tindakan hanya dilakukan dalam waktu 15 – 20 menit saja. Dan hanya menggunakan bius lokal saja.

BEIM - Biological Electrical Impedance Auto Measurement

Rubber Band Ligation

Operasi Wasir

Hemoroidektomi adalah operasi pengangkatan wasir. Biasanya dilakukan dengan bius umum. Pasien akan dibuat tidak sadar sehingga tidak merasa kesakitan saat operasi pengangkatan wasir dilakukan. Hemoroidektomi konvensional melibatkan sayatan kecil di anal area untuk memotong hemoroid. Setelah menjalani prosedur ini, pasien disarankan mengambil cuti atau istirahat kurang lebih 7 hari untuk pemulihan. Pembedahan akan dilakukan pada jaringan tubuh yang mengalami wasir. Pembuluh darah yang membengkak akan diikat untuk mencegah perdarahan, kemudian wasir akan diangkat. Setelah itu, daerah sayatan bedah bisa dijahit tertutup atau dibiarkan terbuka.

Stapler

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7 Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-8242-0425

marketingvenawasir@gmail.com

Book Online

Appointment Now